BEM UA Kuatkan Kapasitas Kepemimpinan Keluarga Besar Mahasiswa

Sumenep, UA Media- BEM Universitas Annuqayah menggelar program penguatan kapasitas mahasiswa melalui Madrasah Kepemimpinan selama 2 hari, Kamis-Jumat (30 April 2026–1 Mei 2026), di Aula Pascasarjana Universitas Annuqayah.

Kegiatan dengan bertema “Dari Aktivis Kampus Menuju Pemimpin Masyarakat”  ini menjadi forum kaderisasi yang dirancang untuk menyiapkan generasi pemimpin muda kampus yang adaptif dan berdaya saing itu

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa lintas organisasi, mulai dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), hingga unsur internal BEM. Kehadiran mereka mencerminkan kebutuhan akan ruang pembelajaran kepemimpinan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif.

Mukhtirrahman, M.E, Staf Kemahasiswaan, menilai dinamika organisasi mahasiswa saat ini menuntut figur pemimpin yang tidak sekadar aktif, melainkan mampu membaca perubahan dan mengambil keputusan strategis.


“Mahasiswa harus siap menjadi pemimpin yang tidak hanya bergerak di dalam kampus, tetapi juga memiliki dampak nyata di tengah masyarakat,” ujarnya, Sabtu (02/05/2026).

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan sejumlah materi inti seperti leadership mindset, manajemen organisasi, komunikasi kepemimpinan, hingga pengelolaan program dan penyelesaian konflik. Seluruh materi dikemas dalam format diskusi interaktif agar peserta dapat mengaitkan teori dengan realitas organisasi yang mereka hadapi.

Tak hanya itu, aspek kepemimpinan sosial turut menjadi perhatian utama. Peserta diajak memahami bahwa peran mahasiswa tidak berhenti pada aktivitas organisasi, melainkan juga sebagai agen perubahan yang mampu merespons persoalan sosial secara konkret.

BEM Universitas Annuqayah menargetkan lahirnya pemimpin mahasiswa yang progresif, komunikatif, dan berintegritas. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi agar estafet kepemimpinan tetap berjalan dengan kualitas yang semakin baik.

“forum ini menjadi ruang pembentukan karakter tempat mahasiswa ditempa untuk siap menghadapi realitas sosial sekaligus mengambil peran kepemimpinan di masa depan,” pungkasnya.